DPD PKS Halbar Bakal Panggil Mahdin Husen

Mahdin Husen. Anggota DPRD Halbar Fraksi PKS

JAILOLO – DPD PKS Halmahera Barat, dalam waktu dekat melayangkan surat panggilan kepada Mahdin Husen. Anggota DPRD Halbar Fraksi PKS itu dinilai melakukan pelanggaran berat  lantaran mangkir dari Paripurna DPRD sebanyak 6 kali, terhitung mulai Januari hingga Juli 2022.

“Dalam waktu dekat melayangkan surat teguran kepada Mahdin  kali ini, dan kali ini sudah dua kali karena apa yang dia lakukan masuk kategori pelanggaran berat,” kata  Ketua DPD PKS Halbar, Ramli Sahdun belum lama ini.

Ramli mengaku, setelah mendapatkan informasi dari pemberitaan anggota partainya, pengurus DPD PKS Halbar langsung buat surat konsultasi ke badan kehormatan (BK) DPRD Halbar.

“Alhamdulillah BK langsung merespons dan bersedia untuk kami konsultasi. Intinya dari BK membenarkan soal informasi tersebut, karena memang ini sudah melampaui batas,” tandasnya

Ramli menjelaskan, dalam pertemuan dengan BK beberapa waktu lalu, ada beberapa poin terkait kinerja serta kelalaian dari Mahdin, dan telah meminta bukti berupa daftar hadir untuk memperkuat dilakukan panggilan dan pembinaan atau langkah lain yang dipandang perlu untuk penegakan disiplin organisasi. “Bagaimanapun juga kami tidak bisa ambil sikap, kalau tidak ada bukti-bukti,” cetusnya

PKS, kata dia, identik dengan nasionalis dan religius. Apalagi, sudah mendekati tahun politik ini, jika ada anggota yang kemudian punya jejak yang agak kurang baik, tentunya PKS harus segera bertindak. Sebab ini berdampak buruk bagi partai.

“Semua partai tentu sama. Ketika anggotanya melakukan pelanggaran, akan diklasifikasi kesalahannya, apakah ringan, sedang, atau berat. Menyikapi hal ini kami bakal panggil yang bersangkutan dalam waktu dekat akan melayangkan surat peringatan dan panggilan kepada yang bersangkutan,” ungkapnya

“Jadi itu semua punya mekanisme. Jika menyurat satu, dua hingga tiga kali tidak hadir, maka akan kami ambil langkah. Dan itu sifatnya tidak menzalimi. Kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Langkah yang akan diambil itu, tambah dia, untuk menjaga marwah partai. Apalagi pelanggaran seperti ini sudah lebih dari satu kali, maka pihaknya serius dalam menangani masalah ini. (ais)

Berita Terkait