Pemkot Ternate Diduga Plagiat KUA PPAS Perubahan Pemprov Sumut

Draft KUA PPAS 2022
Draft KUA PPAS 2022

TERNATEPemkot Ternate diduga melakukan plagiat saat melakukan penyusunan KUA PPAS Perubahan tahun 2022, sebab dokumen kebijakan umum anggaran dan plafon penggunaan anggaran sementara (KUA PPAS) Perubahan yang disampaikan ke DPRD pada Senin (25/7/2022) lalu oleh Wali Kota Ternate masih tertuang nama Provinsi Sumatera Utara, hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate Heny Sutan Muda.

Heny mengatakan, dalam Bab I pada dokumen KUA PPAS APBD alinea kedua tertulis nama Provinsi Sumatera Utara, padahal dokumen ini nantinya akan menjadi Perda.

“Dokumen daerah yang akan menjadi Perda kok bisa tidak diteliti,” katanya pada Minggu (7/8/2022)..

Penyebutan nama Provinsi Sumatera Utara ini kata Heny, termuat dalam dokumen Perubahan KUA PPAS APBD Perubahan tahun 2022, padahal kata dia, prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan disusun sebagai tindaklanjut dari kebijakan umum anggaran yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan RAPBD-Perubahan tahun 2022.

“Sementara PPAS-Perubahan mencerminkan prioritas pembangunan daerah yang ingin dicapai masing-masing perangkat daerah, yang disesuaikan dengan urusan pemerintahan daerah yang ditangani yang selaras dengan RKP dan RKPD,” jelasnya.

Menurut Heny, dalam PPAS juga menggambarkan pagu anggaran sementara pada rincian belanja berdasarkan program dan kegiatan prioritas dalam RKPD. Namun dalam dokumen KUA PPAS APBD Perubahan Kota Ternate tertuang nama Provinsi Sumatera Utara.

“Seharusnya Pemkot menggambarkan kondisi Kota Ternate baik makro maupun realisasi pendapatan di belanja semester satu, dan asumsi-asumsi mendasari perubahan tapi justru yang ada nama Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya.

Penyebutan nama Provinsi Sumatera ini lanjut Heny, baru diketahui setelah pihaknya membaca secara detail dokumen KUA PPAS yang disampaikan Pemkot Ternate.”Sangat disayangkan, dan ini akan kita pertanyakan ke Pemkot Ternate, dan kami minta diberikan pejelasan,” ungkapnya. Terkait ini Pemkot Ternate belum memberikan keterangan sampai berita ini dipublish, sejumlah pejabat yang dihubungi belum merespon.(cim)

Berita Terkait