DARUBA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pulau Morotai, rencananya akan menggelar razia penertiban kos-kosan di wilayah Kota Daruba yang dianggap rawan dijadikan tempat mesum.
Kasatpol PP Pulau Morotai, Nadjamuddin, kepada wartawan mengatakan, agenda ini akan dilaksanakan secepatnya.
“Saya akan lapor ke Bupati supaya hasil meping ini bisa ditindaklanjuti dengan operasi penertiban, dan bahkan saat ini juga saya sudah koordinasi ke Asisten I, dan Asisten I juga merespon hasil koordinasi kami, bahwa diakhir tahun ini akan dilakukan operasi penertiban. Karena di Morotai ini hampir semua kos-kosan banyak melakukan kumpul kebo,” ujar Nadjamuddin kepada wartawan di Kantor Bupati, Senin (8/8/2022).
Memurutnya, razia ini rencana dilakukan karena informasi yang beredar di masyarakat, banyak yang bukan pasangan suami istri tinggal dalam satu kosan, atau dengan istilah kumpul kebo.
“Memang tidak semua kos-kosan, tapi ada beberapa kos-kosan itu yang akan kami jadikan target untuk razia,” tukasnya.
Sebab, lanjut Nadjamuddin, hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menertibkan administrasi kependudukan, dan untuk menjaga ketertiban umum.
“Razia ini juga sebagai bentuk untuk menghindari penyakit HIV/AIDS atau hal-hal yang tidak diinginkan seperti narkoba, atau hal-hal lain. Sebab saya yakin di Morotai ini pasti ada penyakit-penyakit yang seperti itu, dan kami juga akan koordinasi dengan Dinkes, sebab ketika ada kumpul kebo sudah pasti ada peluang HIV/AIDS itu akan ada,” katanya.
Rencana operasi ini, tambahnya, juga akan melibatkan pihak TNI-Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Mungkin kedepannya kami juga akan lakukan razia ditempat-tempat penginapan dan perhotelan, itu juga yang akan kita tingkatkan, tapi, sementara ini kita fokus dulu untuk kos-kosan,” tuntas Nadjamuddin. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

