DPM-PTSP Halsel Capai Target Rp 7 Miliar 

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Halsel Farid Husen

LABUHADinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) kini realisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Agustus sudah capai lebih dari 80 persen.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Halsel Farid Husen menuturkan untuk tahun 2022 pada APBD induk target PAD pada DPM-PTSP senilai Rp 8,5 miliar, namun pada bulan Agustus 2022 capaiannya sudah mencapai Rp 7 miliar lebih.

“Rp 7 miliar dari target awalnya Rp 8,5 miliar,” kata Farid. Farid menjelaskan hasil capaian target hingga Agustus ini menjadi tolak ukur untuk di naikan target PAD DPMPTSP pada APBD Perubahan 2022 naik dari Rp 8,5 miliar menjadi Rp 14 miliar, karena nilai capaian hingga Agustus sudah lebih dari 50 persen.

“Kami optimis capai hingga akhir 2022, makanya saat DPMPTSP gencar untuk merealisasikan target PAD di tahun 2022,” tutur Farid.

Farid menambahkan dari capaian target PAD yang saat ini bersumber dari berbagai aspek, terutama pada Izin Membangun Bangunan (IMB) dan itu terbanyak adalah pembangunan pada PT. Harita Group karena dari realisasi Rp 7 miliar lebih ini, sumbangsi PAD dari PT Harita Group capai Rp 5,8 miliar.

“Dalam waktu dekat diterbitkan lagi satu IMB pada salah satu perusahaan PT. Harita group, dengan nilai IMB nya mencapai lebih dari Rp 300 juta,” ujar Farid.

Sambung Farid untuk mencapai target pada APBD perubahan 2022 yang menjadi Rp 14 miliar adalah semua target yang memacu DPMPTSP untuk bekerja lebih keras untuk mencapai.“ASN sudah punya rumah tapi belum ada IMB dan khusus untuk pelaku usaha yang belum ada IMB dan retribusi dan pajak, maka akan diusahakan untuk dibuat jika tidak dibayar maka akan diberikan sanksi,” Imbuhnya.(nan)

Berita Terkait