TIDORE – Masyarakat Kota Tidore Kepulauan mendukung sepenuhnya pembangunan bandara Sofifi di loleo.
Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi tindak lanjut antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang berlangsung di lantai II kediaman Wali Kota Tidore Kepulauan.
Pertemuan yang dipimpin langsung Walikota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim, dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Abuhari Hamzah, Kepala Biro Hukum Provinsi Malut Darwis Pua, Kaban Litbang Provinsi Malut Mulyadi Wowor, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara Alfian Wakanubun, OPD terkait, lurah, camat dan kepala desa.
Wali Kota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim mengatakan, pertemuan ini untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Maluku Utara, bahwa untuk mempercepat pembangunan bandara Sofifi di loleo, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan harus berkolaborasi dan bersinergi.
“Maksud dilakukannya pertemuan ini, atas instruksi Gubernur Maluku Utara, hari ini kita menindaklanjuti, nanti hasil pertemuan ini dilaporkan ke beliau, arahan beliau pembangunan bandara Sofifi di loleo itu harus segera dilakukan peletakan batu pertama, untuk mempercepat pembangunan, Pemda Provinsi dengan Pemda Tidore harus berkolaborasi, bersinergi untuk menuntaskan pembangunan bandara Sofifi di Loleo,” ucap Ali Ibrahim.
Lebih lanjut, Ali Ibrahim mengatakan, jika bisa Rabu (14/09) alat sudah harus turun untuk membersihkan lokasi, dan terkait pembebasan lahan, harus buat perencanaan yang matang, agar pembangunan bandara kedepannya berjalan lancar, rencana pembebasan lahan akan dibentuk tim kecil untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat pemilik lahan.
“Untuk pembebasan lahan, kita harus membuat perencanaan yang matang, agar pembangunan bandara ini berjalan lancar, kita harus membentuk tim pembebasan lahan,” Imbuh Ali Ibrahim.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

