TOBELO – Pendekatan yang dilakukan Satgas Yon Arhanud 3/Yby di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, patut diberikan apresiasi. Sejak melaksanakan tugas di wilayah Hibualamo, masyarakat terus diberikan pemahaman tentang bahaya dan larangan menyimpan senjata api organik (rakitan).
Pemberian senpi rakitan secara sukarela tersebut dilakukan warga berdasarkan komunikasi sosial yang baik dengan berbagai komponen masyarakat yang diberikan kepada petugas di Pos Tetewang diterima oleh Sertu Zainal Arifin pada Senin (10/10/2022).
Dansatgas Yon Arhanud 3/Yby Letkol Arh Achmad Yani, menyebutkan, keberadaan satgas Yon arhanud 3/Yby membawa dampak positif dan diterima di masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang semakin sadar untuk menciptakan keamanan di wilayahnya.
“Masyarakat datang menyerahkan senjata kepada kami, seperti yang dilakukan oleh salah seorang warga tetewang berinisial DD menyerahkan 1 pucuk senjata rakitan yang sudah lama disimpan di kebun dekat rumahnya,” jelasnya.
Dikatakannya, penyerahan senjata api rakitan ini tidak datang begitu saja, namun kerja keras satgas organik Yonarhanud 3/Yby yang terus melaksanakan komsos dengan berbagai komponen masyarakat termasuk dengan pemerintah sampai dengan tingkatan paling bawah.
Dalam hal ini pemerintah desa dibarengi dengan kegiatan bakti TNI sarana fisik secara nyata berupa membantu kesulitan masyarakat dan pemerintah.
Dari kegiatan yang dilaksanakan setiap hari bersama-sama dengan masyarakat, maka tugas pokok TNI AD khususnya bidang teritorial berhasil yaitu manunggal dengan rakyat.
“Sebagaimana pesan dari Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arif Wibowo saat pemberangkatan satgas menyebutkan, baik-baik dengan rakyat dan rebut hati rakyat maka rakyat juga akan membantu kita,” Tambah Dansatgas.
Diketahui, DD saat menyerahkan senjata mengatakan, bila nanti ditemukan kembali senjata api, amunisi atau bahan peledak maka akan dilaporkan kepada pos untuk supaya tercipta keamanan yang kondusif.
Pasi Intel Lettu Arh Dwi Iswantoro saat merealese berita ini mengatakan, total penyerahan senjata rakitan, Munisi dan Bahan Peledak sampai saat ini (10/10/2022) yaitu Senjata Rakitan sebanyak 12 Pucuk dengan rincian Laras panjang 8 Pucuk., Laras pendek 4 Pucuk, Munisi Campuran sebanyak 28 Butir, Handak 2 Buah terdiri dari Granat 1 Buah dan Ranjau 1 Buah. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

