TERNATE- Pemkot Ternate menjadwalkan pada Selasa (25/10/2022) pekan depan bakal menyampaikan rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) tahun 2023 ke DPRD Kota Ternate. Dimana pada tahun 2023 penanganan sampah jadi perhatian Pemkot Ternate, termasuk air bersih dan pelayanan dasar.
“Sesuai dengan hasil koordinasi kami dengan DPRD itu, akan disampaikan RAPBD 2023 pada tanggal 25 Oktober minggu depan,” demikian dikatakan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly, pada Rabu (19/10/2022) kemarin.
Dia mengatakan, saat ini Pemkot Ternate dalam tahap persiapan pembahasan, bahkan surat edaran telah disampaikan ke seluruh OPD untuk menyusun RKA.
“Untuk alokasi pagu pada setiap OPD itu dia bervariasi, tapi pagu pada saat pembahasan tahap satu akhir KUA PPAS 2023 itu sebesar Rp1.061.000.000, dengan nilai itu bisa jadi masih terjadi pergeseran penyesuaian, karena besaran dana transfer kita sudah ketahui,” katanya.
Menurut dia, nanti juga RAPBD yang disampaikan ke DPRD ini akan melalui tahapan pembahasan, dalam proses penyusunan juga tetap mengacu ke rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yang telah dilakukan verifikasi, terhadap sejumlah kegiatan dilapangan sebelum masuk pada tahap RAPBD.
“Kegiatan dalam penyampaian RAPBD pada 25 Oktober nanti sudah masuk pada program kegiatan yang berkualitas, untuk mendukung visi misi,” sebutnya.
Mantan Kadis DTKP Kota Ternate ini menjelaskan, besaran dana transfer yang diterima Pemkot Ternate tahun 2023 sebesar Rp843,155,010,000, ditambah DBH kurang salur 2022 sebesar Rp34.643.803.912.
“Namun semuanya sudah ada menu masing-masing, terkecuali DID yang nanti juga ada juknis,” tandasnya.
Dia menegaskan, pada RAPBD 2023 Pemkot Ternate lebih fokus pada OPD yang berkaitan dengan pelayanan dasar diantaranya air bersih, sampah, kemudian penerangan jalan umum.
“Untuk penyertaan modal ke PAM Ake Gaale itu sebesar Rp1,5 miliar sesuai dengan permintaan, namun semuanya kita menyesuaikan saat pembahasan dengan DPRD, selain PAM kita namun juga BPRS yang sudah memberikan berkontribusi terhadap PAD kurang lebih sebesar Rp1,5 miliar,” terangnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

