Disentil soal aksi para pelajar ini, kata Dasim, itu hal yang manusiawi. “Secara manusiawi kita tetap ibah melihat ini, karena ketika beliau ini kalau ditahan ya pasti imbasnya ke anak-anak yang mungkin akan merasa ditelantarkan,” ucapnya.
Terpisah, Mic Bill kepada awak media mengatakan masalah hukum yang dialaminya saat ini merupakan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan Bupati Morotai, Benny Laos.
“Ini soal demo pembelaan ASN tahun 2018, saya kemudian dilaporkan dengan delik pencemaran nama baik, saya diperiksa di Mabes Polri dua kali, kemudian dipindahkan ke Polda Malut pada 2020, 2021 kemudian dilanjutkan lagi, dan 2022 saya disidangkan dari bulan Juli sampai saat ini, jadi sudah beberapa bulan saya disidangkan dan sebenarnya hari ini jadwal putusan,” terang Mic Bill.
“Yang melapor Benny Laos mantan Bupati, dan pelaporannya saat itu saya masih berstatus sebagai anggota DPRD, dan beliau juga masih berkapasitas sebagai Bupati Morotai,” tambahnya.
Menurut Mic Bill, ada beberapa ucapannya yang menurut Benny telah menyinggung dan membuat tidak nyaman serta mengganggu keamanan keluarga Benny Laos.
“Yang jelas bahwa demo 2018 saya ingin tegaskan bahwa akibat dari orasi saya, maka tidak ada pemalangan dan pembakaran kantor, dalam orasi saya pun saya tekankan bahwa jangan ada pemalangan atau tindakan anarkis bahkan saya yang menghalangi pendemo,” cetus dia.
Terkait nasib 75 anak yatim yang diasuh dan disekolahkannya saat ini, tambah Mic Bill, juga sudah disampaikan ke majelis hakim.
“Saya sudah katakan di hakim bahwa yang sangat memberatkan saya adalah 75 orang anak yatim yang ada bersama saya, dan saya tidak tahu nasib mereka ketika saya di tahan,” katanya.
“Karena apa yang mereka makan dan bagaimana aktivitas mereka nanti ke sekolah, karena posisinya apa yang saya makan itu yang mereka makan, dan saya adalah bagian dari tulang punggung keluarga yang harus menafkahi, bukan hanya keluarga saya secara pribadi, tapi anak-anak panti asuhan. Karena panti asuhan saya selama ini juga kita secara pribadi dan ASN Kota Ternate yang mensupport kita, oleh sebab itu saya berfikir hanya itu,” tambah Mic Bill.
“Ini semua saya sudah sampaikan ke hakim, dan hakim masih melihat nanti perkembangan sidang seperti apa, fakta-fakta sidang seperti apa, nanti mereka mengambil keputusan,” pungkasnya. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
