MABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur menyampaikan nota keuangan APBD 2023 ke DPRD setempat. Hal itu dilakukan pada Rabu (02/11/22) malam melalui rapat paripurna ke 20 masa sidang ke III.
Paripurna yang dihadiri Wakil Bupati Haltim Anjas Taher, Sekretaris Daerah Ricky CH Richfat, Direktur BUMD Abd Rasid Musa dan pimpinan OPD Pemkab Haltim.
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub dalam pidatonya mengatakan, rencana kerja pembangunan daerah tahun 2023 telah dijabarkan dalam rencana kerja pada setiap organisasi perangkat daerah yang dapat diukur melalui capaian indikator setiap sub kegiatan yang direncanakan.
Untuk perkiraan pendapatan daerah 2023 Rp1.074.653.966.170 mengalami peningkatan sebesar Rp67. 332.053.000 atau naik sebesar 6,68 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.007.321.913.170.00.
Jumlah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp.113.794.803.170 mengalami penurunan sebesar Rp.20.105.000.000 atau 15,01 persen dari tahun sebelumnya Rp.133.899.803.170.
Dimana pajak daerah diestimasi Rp.11.460.760.219 tidak mengalami perubahan. Retribusi daerah Rp.1.014.000.000 alami penurunan Rp.105.000.000 atau 9,16 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara hasil deviden penyertaan modal pada perusahaan daerah pada APBD tahun 2023 sebesar Rp.6.000.000.000 tidak mengalami perubahan dengan tahun sebelumnya, sedangkan lain-lain PAD yang sah Rp.95.293.042.951 alami penurunan Rp.20.000.000.000 atau 17,35 persen.
Kata Ubaid, untuk pendapatan transfer yaitu dari pemerintah pusat dan bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi Malut. Keseluruhannya Rp.960.283.163.000.00 alami peningkatan Rp.86.861.053.000 atau naik 9,94 persen dari sebelumnya Rp. 873.422.110.000.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

