Melalui Metode Gasing, Halteng Selangkah Lebih Maju

Untuk itu IMS ingin mengubah mindset masyarakat Halteng yang saat ini masih berfikir Halteng itu hanya skala lokal. Padahal menurutnya Halteng saat ini telah terkenal secara nasional maupun global. “Jadi sekali lagi jangan lagi menyebutkan Halteng itu hanya Weda, Patani dan Gebe, tapi sebutlah Halmahera Tengah saja,” katanya.

“Kalau ditanya saya dari Halteng. Apa yang dibanggakan dari Halteng coba orang Malut bertanding olimpiade matematika tingkat provinsi pasti yang menang Halteng lah. Mau guru atau siswa pasti yang menang Halteng,” ujarnya.

Untuk itu dirinya akan menyampaikan kepada ibu Gubernur Malut melalui PKK atau melalui PGRI Malut agar kedepan bisa membuat lomba olimpiade matematika tingkat guru. 

“Supaya torang mau lihat ada 10 Kabupaten/Kota mana yang terbaik, saya yakin pasti Halteng,” tandasnya.

Dari pengalaman pembelajaran metode gasing yang hanya butuh waktu 14 hari dengan membuahkan hasil yang memuaskan, baik kekompakan dan disiplin yang luar biasa. “Nah ini terutama pimpinan OPD, kalau guru dan siswa bisa belajar dalam dua Minggu, dan membuahkan hasil yang luar biasa, maka ngoni (kalian/OPD) akan belajar pa saya selama dua tahun,” pungkasnya.

“Ada pelajaran lain yang bisa kita serap yaitu belajar berjalan cepat, belajar berfikir dengan cara menghitung dan belajar untuk tidak saling melapor,  jadi dua tahun kedepan torang harus lebih maju,” tegasnya.

IMS juga mengatakan, pada APBD Perubahan anggaran Pendidikan harus ditingkatkan. “Pak Kadis Pendidikan, dalam perubahan APBD nanti, Pak Salim tolong ditambahkan supaya bisa diperluas pelatihan matematika, nanti dengan cara apapun akan saya lakukan,” terang IMS.

Bahkan IMS mengaku telah berbicara dengan PT IWIP, dan tinggal menyampaikan surat. PT IWIP akan membantu pembiayaan terkait dengan belajar matematika cepat metode gasing. 

Berita Terkait