TERNATE – Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Ternate terus melakukan penyelidikan atas dugaan makanan beracun yang dialami oleh masyarakat, Kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Barat.
“Kami masih lakukan penyelidikan dugaan makanan beracun tersebut,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pulau Ternate, IPDA Ni Made Chandra Dewi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/02/23).
Perwira Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) itu juga menambahkan, untuk para saksi pihaknya sudah melakukan pemeriksaan. Termasuk, yang membuat nasi kuning dan keluarganya. “Keracunan itu, pembuat nasi kuning dan keluarga juga mengalami keracunan,” akunya.
Yang jelas lanjut Made, untuk dugaan kasus warga yang keracunan, selain anggota Polsek melakukan penyelidikan, pihaknya juga di backup oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate.
“Kami terus lakukan koordinasi dengan Polres. Semoga kita dapat jalan keluar dan bisa temukan sebab akibat warga keracunan,” katanya.
Selain itu, untuk barang bukti (barbuk) sisa pembungkus nasi dan sisa nasi kuning yang ditemukan saat penyelidikan. Pihaknya sudah mengirimkan ke labfor di Kota Makassar untuk diperiksa, karena, sampel itu sampel yang ditemukan.
“Hasil dari Makassar kemungkinan minggu depan sudah kami terima,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, puluhan warga di Kelurahan Tobololo, Kecamatan Ternate Barat diduga keracunan setelah mengkonsumsi nasi kuning di acara syukuran di salah satu rumah warga.
Puluhan warga yang keracunan itu didominasi anak-anak dan beberapa orang dewasa serta lanjut usia (lansia). Puluhan warga keracunan ini langsung dilarikan ke rumah sakit, Minggu (19/02/23). (cr-02)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

