Bentuk Dukungan Tekan Inflasi dan Pengentasan Kemiskinan
WEDA – Ketua Tim Penggerak PKK Rallia Asyari kembali melakukan panen tanaman pangan dan hortikultura yang berlangsung di kebun percontohan Kilometer Tiga, Selasa (21/3/2023). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerjasama PKK dengan Dinas Ketahanan Pangan.

Sementara itu Ketua TP PKK Rallia Asyari mengatakan hal ini adalah bentuk gerakan bersama dalam menekan laju inflasi. Panen cabai dan sayur ini dapat meringankan beban perekonomian dan juga mendukung gerakan ketahanan pangan di Kabupaten Halteng. “Sebagai mitra pemerintah daerah PKK akan terus berupaya melakukan program demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Rallia.
Rallia juga mengingatkan kepada ibu-ibu PKK agar terus bekerja sama dalam pengentasan inflasi di bidang ketahanan pangan. “Dengan adanya panen cabe dan sayur ini mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Untuk itu pemanfaatan pekarangan agar diusahakan lebih giat lagi ke masyarakat agar masyarakat bisa memanfaatkan. “Artinya kita bisa menekan pengeluaran dari masyarakat,” ujarnya. “Terimakasih kepada kadis Ketahanan Pangan, Fatima Hasyim atas kegiatan ini,” ucapnya.

Kesempatan itu juga, Asisten III, Muhammad Ridwan mewakili Pj Bupati Halteng saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa terkait dengan panen yang dilaksanakan ini adalah bentuk implementasi dari lima program utama dari Pj Bupati Ikram Malan Sangadji yaitu pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi. “Terobosan yang dilakukan Pj sangat luar biasa. Untuk itu Bupati menghendaki agar setiap OPD proaktif dan dapat mengimplementasikan dengan bantuan kepada petani dan masyarakat,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui cabe merupakan komoditi yang cukup mahal di pasaran sehingga berpengaruh pada inflasi. Sehingga dengan adanya panen tersebut dapat menekan harga dan angka inflasi dimaksud. “Panen cabe saat ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan inflasi,” harapnya.
Sementara itu Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang), Fatima Hasyim mengatakan panen cabai dan sayur ini merupakan bagian dari program PKK dan Ketahanan Pangan sebagai langkah mengantisipasi laju inflasi serta memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sehari-hari. “Alhamdulillah hari ini kita panen cabai dan sayur oleh Ketua TP PKK bersama para OPD,” ucap Fatima.
Fatima menambahkan bahwa cabe yang dipanen berupa cabe nona sebanyak 6000 pohon. “Selain cabe juga dilakukan panen sawi, kangkung, kacang panjang, terong ungu, terong bulat, daun kemangi, daun bawang,” katanya.

Selain itu juga hasil panen tersebut diserahkan kepada masyarakat yaitu masing-masing cabe 1,5 kg dan sayur itu bebas. “Hal ini adalah bentuk program inflasi dan pengentasan kemiskinan,” tandasnya.
Kegiatan panen tanaman pangan dan hortikultura, juga dilakukan pemberian bantuan Kebun Dapur B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman). “Bantuan berupa bibit, pupuk dan obat-obatan,” tutup Fatima. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

