“Selama ini masyarakat mengelola sampah masih menggunakan paradigma lama, dimana mereka hanya membuang sampah kemudian berharap diangkut oleh pemerintah, sementara pengangkutan sampah ini tentu membutuhkan biaya yang cukup besar,” tuturnya.
Hadirnya Peran Bank Sampah di setiap Kelurahan/Desa, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah, sehingga memiliki manfaat yang bernilai ekonomis yang dapat menguntungkan masyarakat itu sendiri maupun Pemerintah Daerah.
Mengingat, Kota Tidore merupakan suatu Daerah Kepulauan yang dikelilingi oleh laut, sehingga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat melalui pembentukan Bank Sampah di tingkat Kelurahan/Desa.
“Kedepan sampah ini sudah harus dilakukan pemilahan dan pengolahan, sehingga masyarakat dan bersama-sama dengan Pemerintah untuk mengatasi masalah sampah,” jelasnya.
Ia menambahkan, manfaat dari hadirnya Bank Sampah akan memberikan manfaat dari sisi ekologi (Lingkungan) karena tidak pagi membebani TPA akibat volume sampah yang masuk setiap hari, pengurangan volume sampah ini di karena sudah dilakukan pemilahan sampah melalui Bank Sampah.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
