“Dalam memasuki fase baru kata kuncinya adalah memberikan kontribusi, kompetensi yang telah saudara raih selama menempuh studi di Unipas Morotai, tentunya merupakan modal utama untuk bisa memberikan kontribusi terhadap karir yang dimaksud,” ujar Irfan.
Ia mengatakan, untuk bisa berkontribusi di lingkungan kerja, maka penting untuk terus terlibat dalam interaksi dan pertukaran pengarahan, serta kolaborasi dalam menjawab kebutuhan masalah.
“Jika hal ini ditempuh dengan niat yang kuat untuk berkontribusi, maka dari waktu ke waktu soft skill yang dimiliki akan mengalami perkembangan dan penguatan,” jelasnya.
Irfan mengungkapkan, Unipas melalui Rencana Jangka Panjang (RJP) dan rencana strategis pada tahap pertama 2021-2025 mengamanatkan seluruh energinya dihadapkan pada perwujudan tujuan yaitu ‘Unipas berstandar nasional 2021-2025, dan terakreditasi minimal baik’.
Ia pun bersyukur, target tersebut telah mampu diwujudkan Unipas dengan telah terakreditasi baik.
Kurang lebih 2 tahun lagi fase tujuan pertama ini akan berakhir, dan kita akan memasuki fase kedua dengan tujuan ‘Unipas unggul dalam ipteks berbasis potensi lokal di wilayah Lidikti 12 terakreditasi baik sekali dan menjadi PTN 2025-2030.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
