Nasib 12 Ribu e-KTP Warga Morotai Tunggu APBD-Perubahan

Selama setahun ini, menurut Rajak, selain warga membuat e-KTP pemula, juga ada perbaikan ganti nama dan lainnya. Sehingga kurang lebih 6.000 e-KTP yang harus dicetak.

“Tapi bukan hanya persiapan itu saja, namun, ada masyarakat yang punya KTP rusak, hilang, kemudian perubahan status, balik nama, sehingga dalam 1 tahun masyarakat yang memperbaiki KTP, dan lain-lain yang diluar dari bikin KTP pemula itu sebanyak 5.000 sekian, sehingga di  jumlah secara keseluruhan berarti hampir 12 e-KTP yang harus kita cetak lagi,” jelasnya. 

Menurut Rajak, jika dijumlahkan dengan kebutuhan yang ada, maka Pemkab perlu belanja 48 botol tinta Ribbon tahun ini. 

“Kalau dihitung 1000 e-KTP, berarti dapat 4 botol tinta, jika dijumlah dengan 12 ribu e-KTP kali 4 botol, berarti total 48 botol tinta harus kita siapkan,” terang Rajak. 

“Sedangkan harga tinta 1 botol ditambah dengan filmnya total Rp 7 juta sekian,” sambungnya. Ia mengaku, masalah ini sudah dikoordinasi ke Pj Bupati Muhammad Umar Ali dan ke DPRD.

“Kami sudah sampaikan ke Pj Bupati dan sudah pernah hearing dengan DPRD, jadi tinggal kami menunggu di perubahan nanti, itu kalau umpamanya ada perubahan, jadi solusinya tinggal menunggu perubahan saja. kalau tinta ada berarti cetaknya juga cepat,” pungkas Rajak.

Pewarta : M. Rifai
Editor : Erwin Egga

Berita Terkait