DARUBA – Sejumlah proyek perumahan milik Disperkim Pulau Morotai tahun anggaran 2022 mangkrak dan hingga kini belum jelas kelanjutannya.
Proyek perumahan ini letaknya di kilometer 3 Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan. Amatan Fajar Malut, Rabu (18/10/2023), dari 30 unit rumah tipe 46 yang dibangun Disperkim melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 itu, terdapat 2 unit yang belum selesai dikerjakan.
Anehnya, dalam satu tahun terakhir ini tidak ada upaya Disperkim untuk menyelesaikan 2 unit perumahan yang mangkrak tersebut, hingga membuat kondisi bangunannya sangat memprihatinkan.
Sampai-sampai seluruh fisik bangunan sudah dilingkari rumput liar. Bahkan di sisi depan bangunan, samping, hingga belakang sudah ditumbuhi semak belukar.
Sehingga rumah dengan nilai ratusan juta rupiah itu terlihat seperti bangunan tua di tengah hutan.
Dua perumahan yang mangkrak tersebut, progres pekerjaannya diperkirakan baru 60 persen, karena sebagian besar dinding bangunan belum di plester, bahkan kusen-nya pun belum dipasang.
Sementara data yang dikantongi media ini pagu anggaran per satu unit rumah untuk proyek tersebut senilai Rp 180 juta.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

