TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), melalui dinas Perindustrian dan perdagangan terus melakukan pemantauan harga Barito (Bawang, Rica, Tomat). Dari pemantauan hingga senin 23, penjualan Barito terjadi kenaikan hanya pada jenis Tomat.
Kepala Disperindag Halut Nyoter Koenoe menyebutkan, Disperindag pada senin 23 Oktober 2023 di pasar kota Tobelo mencatat untuk Bawang merah Rp 35.000 perkilogram, bawang putih Rp 40.000 perkilogram, cabai keriting Rp 35.000 perkilogram, cabai rawit merah Rp 60.000 perkilogram, cabai rawit hijau Rp 60.000 perkilogram, sementara tomat dijual dengan harga Rp 10.000.
“Untuk hasil pemantauan staf kami di lapangan, terjadi kenaikan hanya pada jenis tomat, sebelumnya dijual oleh pedagang Rp 5.000 naik menjadi Rp 10.000 perkilogram,” jelasnya Nyoter kepada media ini, Selasa (24/10/2023).
Disebutkan, untuk harga sembako lainnya juga menjadi perhatian pihaknya, harga yang ditetapkan pedagang harus sesuai dengan kondisi ketersediaan jenis sembako hingga Barito. “Kami akan terus melakukan pemantauan sehingga pembeli merasa bahwa tidak terlalu mahal dan dapat dijangkau,” terangnya.
Terpisah, warga yang ketika ditemui saat berbelanja di pasar menuturkan, untuk saat ini penjualan sembako dan juga Barito masih fluktuatif dan tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Harga jualnya masih dapat dijangkau. “Masih dijangkau untuk harga yang ditetapkan pedagang. Biasanya terjadi kenaikan dan penurunan harga hanya terjadi pada jenis tomat dan rica,” jelas Santi L. Salah warga yang berbelanja di pasar Wosia Tobelo.
Pewarta : Ferdinand
Editor : Mahmud Daya
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

