TERNATE – Logistik Pemilu 2024 yang jumlahnya mencapai ribuan sudah diterima dan ditempatkan di gudang penyimpanan KPU Kota Ternate.
Anggota KPU Kota Ternate Devisi Teknis Penyelenggara Kuad Suwarno mengatakan, sampai saat ini jumlah logistik yang sudah ada di gudang logistik KPU Kota Ternate terdiri dari kotak suara berjumlah 2.871 buah, masuk pada 21 Oktober 2023 dengan kondisi baik dari penyedia PT. Indonsia Dirtajaya Aneka Industri Box.
Sementara tinta tanda coblos berjumlah 1.442 botol yang diterima KPU Kota Ternate pada 31 Oktober 2023 dimana 997 dalam kondisi baik dan 145 botol rusak dari penyedia Kudo Indonesia Jaya, kemudian segel sebanyak 54.987 keping yang diterima dari penyedia Jasuindo, pada 2 November 2023 dimana semuanya dalam kondisi baik. Selain itu, segel plastik sebanyak 14.846 buah yang diterima dari PT. Sinwa Perdana Mandiri sebagai penyedia, pada 11 November 2023 dengan kondisi baik.
“Untuk logistik berupa surat suara kita sudah lakukan validasi dengan KPU RI, tinggal menunggu percetakan yang dijadwalkan pada 20 November, ditambah deng form, kemudian DCT yang ditempelkan yang semuanya sudah ditenderkan oleh KPU RI,” katanya, pada Rabu (15/11/2023).
Kuad menyebut, sejumlah logistik yang telah diterima KPU Kota Ternate dalam kondisi rusak seperti tinta tanda coblos itu nanti akan diganti oleh penyedia, namun pihaknya juga sampai saat ini masih menunggu arahan dari KPU RI terhadap logistik Pemilu yang kondisi rusak.
Dikatakannya, dari logistik yang diterima KPU saat ini masih ada sejumlah logistik yang belum diterima seperti bilik suara, alat coblos, kemudian bantal coblos.
“Jadi kita tinggal menunggu, sesuai dengan kebutuhan di TPS, nantinya kita akan minta ke penyedia agar minimal 1 bulan sebelum Pemilu itu sudah ada. Logistik yang sudah kita terima juga saat ini masih berada di gudang penyimpanan logistik dan belum kita distribusikan, pendistribusiannya akan dikakukan seminggu jelang hari pemungutan suara,” jelasnya.
Pihaknya memastikan, pendistribusian logistik akan berjalan lancar, sebab belajar dari Pemilu sebelumnya pendistribusian tidak mengalami kendala apapun.
“Kalau nanti saat pendistribusian logistik ke tiga kecamatan dan cuaca tidak bersahabat kita akan gunakan kapal besar, untuk menghindari kerusakan logistik,” sebutnya.
Dia menegaskan, logistik seperti surat suara yang nanti dicetak itu, jika tiba di KPU Ternate sebelum di distribusi terlebih dulu akan di sortir untuk memastikan jumlah surat suara yang rusak, jumlah yang diganti kemudian jumlah surat suara 2 persen pada setiap TPS.
“Logistik yang sudah kita terima sebelumnya ini sudah di sortir sehingga kita bisa tahu kalau ada kerusakan,” tegasnya.*
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

