Kompol Jasim dalam kesempatan itu menyampaikan, dalam pengawasan kampanye Polda telah siap melalui tim patroli siber yang secara rutin memonitor kegiatan kampanye melalui media sosial.
“Kalau kita amati soal kerawanan kampanye di media sosial ini cukup besar terutama yang sifatnya negatif, kampanye hitam. Sangat marak. Ini yang telah dimonitoring oleh tim siber di Kriminal khusus,” ucap Jasim.
Ia bilang, kampanye yang dilakukan diramu dalam konten-konten yang menarik, namun sangat merugikan salah satu pihak atau calon.
Bahkan, dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Makanya itu kita harus lebih bijak mempelajari atau melihat secara baik atau mendetail profil dari para pimpinan atau figur yang kita pilih. Sehingga, bisa menjalankan amanah dengan baik di lima tahun nanti. Kita yang hadir ini juga harus menjadi corong yang baik. Itu yang paling penting,” katanya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
