Plt Gubernur Malut Buka Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Ia juga menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi pemerintah Provinsi Malut terhadap kabupaten kota dalam aksi konvergensi stunting, pemerintah kabupaten kota sudah banyak melakukan inovasi percepatan penurunan stunting dengan memanfaatkan sumber daya di masing-masing kabupaten kota.

Untuk itu, dirinya memberikan apresiasi sebesar-besarnya semoga apa yang lakukan saat ini dapat menjadi legacy (warisan) generasi emas 2045.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Malut Nuryamin, S.TP, M.M. pada laporannya menyampaikan rasa terimakasih kepada mitra kerja dan Forkopimda Provinsi Malut telah bersinergi dalam percepatan penurunan stunting.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh mitra kerja dan Forkopimda Provinsi Malut telah bersinergi bersama kami Perwakilan BKKBN Provinsi Malut untuk memerangi stunting sehingga dapat turun mencapai 2,4 persen. Semoga dengan kerjasama yang kita jalin saat ini dapat mengejar target angka prevalensi stunting 14 persen di tahun 2024 ini,” ungkap Nuryamin.

Dalam rangka memperkuat sinergitas untuk percepatan penurunan stunting di tengah-tengah kegiatan rapat koordinasi, Perwakilan BKKBN Provinsi Malut melakukan penandatanganan MoU dan atau Perjanjian Kerjasama bersama mitra kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Malut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut, Balai Wilayah Sungai Malut, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Malut dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Maluku.

Berita Terkait