TERNATE – Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman pada Rabu (15/5/2024), membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Ternate tahun 2025-2045, yang dipusatkan di Jati Hotel dengan tema “Kota Ternate Pusat Perdagangan dan Jasa Berbasis Kepulauan yang Maju dan Berkelanjutan,” yang dihadiri Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly, Plt. Kepala Bappelitbangda M. Taufik Djauhar, pimpinan OPD, Forkopimda Kota Ternate dan Camat se-Kota Ternate serta stakeholder lainnya.
Musrenbang ini, sebagai langkah strategis dan sebagai wahana antar pemangku kepentingan guna menjaring aspirasi semua stakeholder dalam rangka penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap rancangan akhir RPJPD.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, rencana pembangunan tersebut, untuk penajaman visi dan misi pembangunan jangka panjang, klarifikasi dan penajaman arah kebijakan serta sasaran, pokok pembangunan jangka panjang daerah, dan membangun komitmen bersama antara pemangku kepentingan.
“Keterlibatan semua stakeholder dalam penyelarasan visi dan misi serta arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah, merupakan salah satu perwujudan dari pendekatan perencanaan partisipatif dalam menentukan arah dan skala prioritas pembangunan jangka panjang daerah 20 tahun kedepan,” katanya.
Dalam membahas Rancangan RPJPD Kota Ternate Tahun 2025-2045, Tauhid berharap kepada semua pihak supaya mensinergikan pencapaian target indikator utama pembangunan daerah dengan pembangunan nasional tahun 2025-2045.
“Untuk memastikan dukungan Pemerintah Kota Ternate dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam RPJPN, dalam penyusunan Rancangan RPJPD, diharapkan akan diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan nasional,” ucapnya.
Penyelarasan tersebut, kata Wali Kota, salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan instrumen Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Nomor 600.1/176/SJ dan Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelarasan RPJPD dengan RPJPN Tahun 2025-2045.
Tauhid menjelaskan, penyelarasan ini bertujuan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional melalui pencapaian tujuan daerah yang merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Menciptakan integrasi, keselarasan, konsistensi, dan sinergi antar dokumen perencanaan pembangunan jangka panjang di tingkat pusat dan daerah.
Lanjut dia, mewujudkan RPJPD yang harmonis dan selaras dengan RPJPN, baik dari segi periodisasi dan muatan pengaturannya. Menjamin sinkronisasi kebijakan dalam RPJPD dengan RPJPN. Menjamin terciptanya dukungan perencanaan daerah terhadap pencapaian visi, sasaran visi, misi, arah pembangunan dan indikator utama pembangunan nasional.
“Serta memastikan ruang yang memadai bagi pemerintah daerah untuk merencanakan dan menjalankan pembangunan, sesuai prioritas pembangunan dan otonomi daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.
Sementara, Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate M. Taufik Jauhar mengatakan, Rancangan RPJPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam Musrenbang RPJPD, untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan dalam rangka penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD, dimana masukan dan saran dari berbagai pihak nantinya akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani oleh perwakilan pemangku kepentingan yang hadir pada Musrenbang RPJPD tersebut.
“Dan yang tak kalah pentingnya, Musrenbang ini juga merupakan media pembentukan komitmen seluruh stakeholder di Kota Ternate ini dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah periode 2025 – 2045 yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Provinsi Maluku Utara,” ungkapnya.
Menurutnya, rancangan visi pada RPJPD Kota Ternate 2025-2045 yang di tawarkan kepada peserta Musrenbang ini adalah “KOTA TERNATE PUSAT PERDAGANGAN DAN JASA BERBASIS KEPULAUAN YANG MAJU DAN BERKELANJUTAN” dengan misi mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kota Ternate yang berdaya saing, mewujudkan pembangunan perekonomian Kota Ternate yang tangguh dan unggul berbasis kepulauan, meningkatkan dan memantapkan kapasitas infrastruktur dasar dan infrastruktur strategis, mewujudkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang asri dan lestari, mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan akuntabel melalui reformasi tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik.
“Melalui visi dan misi yang telah kami rumuskan dan kami susun tersebut, tentunya sudah melalui proses penelahaan terhadap Rancangan Akhir RPJPN tahun 2025-2045 dan Rancangan Awal RPJPD Provinsi Maluku Utara tahun 2025-2045, serta diskusi dengan beberapa pihak yang memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk kemajuan Kota Ternate tercinta ini di masa mendatang,” tandasnya.(**)
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

