TIDORE – Menyikapi permasalahan trayek angkutan umum, baik angkutan laut maupun darat di Loleo Kecamatan Oba Tengah, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat bersama sopir, organda, juragan speed, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pedagang di seputaran pelabuhan Loleo, rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen.
Dalam rapat tersebut, Wakil Wali Kota Tidore dua periode ini mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat loleo, baik dari para sopir angkutan darat, juragan speed maupun ibu-ibu pedagang di seputaran Pelabuhan loleo, hingga perwakilan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menginginkan aktivitas angkut muat penumpang di Pelabuhan Loleo kembali membaik.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam arahannya menyampaikan, permasalahan trayek angkutan umum di loleo bukan merupakan kali pertama dibahas oleh Pemerintah Daerah, tetapi telah berulang kali dibicarakan dan belum ditemukan solusi, karena ego dari masing-masing kelompok organda yang terbentuk di loleo.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus berupaya mencarikan solusinya dengan cara yang baik dan sesuai regulasi, olehnya itu kami memohon agar masyarakat loleo harus bersabar, kebijakan yang Pemerintah Daerah ambil, tidak ada niat sedikitpun untuk menyusahkan masyarakat, kami punya niat tulus untuk menghidupkan masyarakat, tidak melihat dari kelompok-kelompok,” tuturnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

