Kata dia, alasan tes dilaksanakan di Kota Ternate, karena bertepatan dengan asesmen siswa yang juga menggunakan fasilitas komputer. Sementara asesmen siswa tersebut bertepatan dengan jadwal tes CPNS yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
“Tes P3K itu dilaksanakan di Morotai karena tidak bertabrakan dengan jadwal asesmen siswa,” terangnya. Diketahui, jumlah peserta yang mengikuti tes CPNS di Pulau Morotai sebanyak 160 orang.
Terpisah, Asisten II Setda Pulau Morotai, Safrudin Manyila saat dikonfirmasi menegaskan keputusan tes CPNS yang dipusatkan di Kota Ternate sudah final, dan tidak bisa lagi diubah.
“Asesmen dinas pendidikan itu kan jadwal panjang itu, jadi itu menjadi alasan karena komputer di pakai kegiatan itu tidak bisa diganggu. Jadi dialihkan itu sudah final, berdasarkan hasil rapat bersama kemarin, rapat dengan pak Sekda, jadi hasil sudah di sampaikan di pak Bupati,” tandas Safrudin.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
