Dilan Milea, Inovasi Aisah Ahmad di Launching

TERNATE Pada Kamis (22/8/2024), Sskda Kota Ternate Rizal Marsaoly secara resmi melaunching aksi perubahan dari Aisah Ahmad peserta Pendidikan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XI BPSDM Maluku dengan NDH:38, bersamaan dengan 6 peserta lain, dengan judul aksi perubahan Diahi Jalan Melalui Sistem Aplikasi Pengaduan (Dilan Milea).

Launching aksi perubahan yang dipusatkan di kantor Wali Kota Ternate ini di hadiri para pimpinan OPD dan ASN di Pemkot Ternate, dimana kegiatan launching sendiri berlangsung khidmat.

Kepala BKPSDM Kota Ternate Samin Marsaoly mengatakan, para peserta PKA angkatan XI BPSDM Maluku termasuk Aisah Ahmad, akan mengikuti seminar akhir untuk mempertanggungjawabkan secara akademik apa yang telah capai para reformer tersebut.

“Selama kepemimpinan pak Tauhid kita sudah menghasilkan sebanyak 39 orang pejabat administrator yang telah mengikuti PKA, mudah-mudahan dengan upaya untuk meningkatkan SDM ini maka Ternate tetap menjadi Andalan,” katanya, saat menyampaikan laporan.

Dia menyebut, peserta PKA angkatan XI ini sejak 3 bulan lalu telah mengikuti pendidikan melalui off class maupun home class, bahkan untuk PKA angkatan XII juga saat ini sudah mulai melaksanakan diklat melalui zoom meeting pada Senin awal pekan.

“PKA ini adalah Diklat kepemimpinan, sehingga bagaimana bisa menunjukan kerjasama dengan para staf maupun pimpinan, dan nanti kami akan buatkan kuesioner ke para mentor untuk bisa memastikan sejauh mana pencapaian dari reformer dalam aksi perubahannya, karena dari kepemimpinan ini adalah bagaimana output yang dihasilkan dan dinikmati oleh masyarakat,” tandasnya.

Dikatakan Samin, dari 7 reformer tersebut Aisah Ahmad melalui aksi perubahan yang berjudul Dilan Milea akronim dari Diahi Jalan Melalui Sistem Aplikasi Pengaduan, dimana aksi perubahan Aisah ini memudahkan warga untuk menyampaikan aduannya disaat ada kerusakan jalan di lingkungan dan kelurahan tempat tinggal mereka.

“Sehingga kalau ada yang melihat jalan rusak dapat menyampaikan melalui aplikasi yang sudah disediakan,” tandasnya.

Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, pelatihan kepemimpinan adalah salah satu upaya strategis dalam menciptakan pemimpin-pemimpin yang kompeten, inovatif, dan responsif terhadap tantangan serta perubahan zaman. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang efektif, sehingga mampu membawa perubahan positif bagi organisasi masing-masing.

“Hari ini, kita meluncurkan aksi perubahan kinerja organisasi sebagai bagian dari upaya nyata untuk mewujudkan birokrasi yang lebih baik. Aksi perubahan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen bersama untuk melakukan inovasi dan perbaikan yang berkelanjutan. Setiap peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengimplementasikan ide-ide kreatif dan solusi-solusi yang efektif dalam meningkatkan kinerja organisasi,” ungkapnya.

Sekda menyebut,  Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman sangat mendukung penuh upaya-upaya peningkatan kapasitas dan kualitas SDM aparatur pemerintah.

“Saya percaya bahwa dengan adanya pelatihan kepemimpinan seperti ini, kita dapat mencetak pemimpin-pemimpin yang handal dan profesional, yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” sebutnya.

Lanjut Sekda, launching aksi perubahan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari perjalanan panjang yang membutuhkan komitmen dan kerja keras.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap langkah perubahan yang kita lakukan. Mari kita jadikan Kota Ternate sebagai kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pintanya.*
Editor : Hasim Ilyas

Berita Terkait