Dalam pertemuan dengan kepala direktorat pantai dan sungai, komisi III meminta percepatan penanganan sungai Toe, karena merupakan akses vital masyarakat yang menghubungkan wilayah Oba dan Oba Selatan dan kabupaten Halmahera Selatan.
Keterlambatan penanganan sungai Toe menyebabkan pekerjaan jalan Maidi dan Trans Maidi menjadi terhambat karena mobil yang mengangkut material tidak bisa lagi melewati jalan sepanjang sungai tersebut.
“Barangkali 1 kali banjir lagi, jalan penghubung Oba Selatan sampai ke Gane Barat Halsel tersebut akan ambruk (putus) dan akan berakibat fatal. Karena itu, lewat pertemuan ini kami meminta agar penanganan sungai Toe bisa dipercepat, statusnya sangat emergency,” ujar Ardiansyah.
Lebih lanjut, Ardian mengaku banyak hal penting yang harus diselesaikan dalam permasalah pesisir pantai dan sungai di Kota Tidore, tapi bagi Komisi III, saat ini cukup urgen adalah sungai Toe.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Subdirektorat wilayah III, Muhammad Saleh Talib, mengatakan dirinya memiliki pengalaman yang lama di Maluku Utara, hampir 12 tahun ia bertugas di sana dan cukup paham keadaan geografis khususnya Tidore dan Ternate.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
