“Setiap bidang itu seharusnya diisi oleh orang yang memiliki disiplin ilmu yang sesuai, jangan karena merasa dekat secara emosional, lalu ditempatkan pada posisi tertentu. Ini soal kelayakan dan tanggung jawab birokrasi,” tegasnya.
Ia mengaku, Visi besar Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota, Ahmad Laiman adalah Meeujudkan Masyarakat Sejahtera, Menuju Tidore Jang Foloi.
Untuk itu, realisasi atas visi tersebut sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan menjalankan roda pemerintahan di lingkup birokrasi.
Ia juga menyoroti tiga instansi yang dianggap krusial dalam lima tahun pemerintahan ke depan, yaitu Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Pariwisata.
“Keberhasilan atau tidaknya, sangat dititikberatkan pada tiga dinas ini, sehingga kami dari Komisi I mendorong agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota memberikan perhatian khusus pada evaluasi tiga dinas tersebut. Tapi bukan berarti dinas- dinas yang lain tidak penting,” ujarnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
