“Saya minta kepada BKPSDM dan Dinas Kesehatan untuk terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan yang ingin melanjutkan profesi maupun lainnya disilahkan, namun setelah selesai melaksanakan study tidak lagi mengajukan pindah akan tetapi tetap mengabdi untuk melayani masyarakat Kota Tidore dengan sepenuh hati.” tandas Muhammad Sinen.
“Dinas Kesehatan, PPI, IBI dan berbagai profesi lainnya agar terus berkoordinasi dengan BKPSDM Kota Tidore agar apa yang telah ditandatangani dengan ITSK ini berjalan dengan baik dan segera ditindaklanjuti, 2026 ini harus ada gerakan yang memang mengarah kepada kerjasama tersebut, karena di bawah kepemimpinan saya dan pak Wakil Wali Kota Ahmad Laiman kami hanya ingin memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat Kota Tidore.” sambung Muhammad Sinen.
Wali Kota Tidore ini juga menegaskan bahwa Rumah sakit Daerah harus benar-benar merekrut seorang Dokter yang dibutuhkan oleh masyarakat, jangan pernah merekrut atau hanya mengutamakan kepentingan sendiri tetapi harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Karena dibawah kepemimpinan saya dan pak wakil Wali Kota ini kami akan fokus betul pada pelayanan kesehatan untuk masyarakat, sehingga masyarakat Tidore benar-benar merasa terlayani dengan baik.” Kata Muhammad Sinen.
Sementara, Rektor Institute Teknologi Sains Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang Prof. Arief Effendi mengatakan Kampus ITSK berada dibawah naungan Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada merupakan bagian dari Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
