“Kota Tidore Kepulauan memiliki 10 puskesmas, namun terdapat dua puskesmas yang sudah siap untuk menjadi BLUD diantaranya Puskesmas Galala Kecamatan Oba Utara dan Puskesmas Tomalou Kecamatan Tidore Selatan, Insya Allah kedepan kita berupaya agar semua puskesmas yang ada di Kota Tidore menjadi BLUD.” Kata Gemala.
Sementara, Perwakilan dari LPPSP UI Fadly mengatakan bahwa, pada Tahun 2024 data Kota Tidore Kepulauan sudah masuk dalam project percepatan BLUD di Kementerian Kesehatan, dengan demikian Surat keputusan tim penilai BLUD telah dilaksanakan namun jika belum dilakukan penilaian maka wajib agar diupdate kembali SK, Data dukung maupun segala hal yang menyangkut dengan percepatan BLUD Puskesmas tersebut.
“Saya harap dalam satu bulan kedepan, Pemerintah Kota Tidore dalam hal ini Dinas Kesehatan dapat diupgrade dokumen-dokumennya, sehingga pada Januari 2026 BLUD dua puskesmas ini sudah mulai jalan, karena BLUD ini harus menjadi prioritas utama pemerintah Daerah” Kata Fadly.
Selain itu, Subdit BLUD Kemendagri, Said Iskandar mengatakan, Tujuan pembentukan BLUD ini untuk meningkatkan pelayanan maksimal yang harus didukung dengan anggaran optimal, serta daerah dapat membentuk BLUD juga dalam rangka pelayanan kepada masyarakat dengan berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
