Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Bibit Siklon Tropis 94W mulai terbentuk pada 2 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di sekitar Laut Filipina utara Papua. Akibatnya Cuaca ekstrem dan angin kencang dapat terjadi di Maluku Utara, Papua Barat Daya dan Papua Barat.
Begitu pula dengan gelombang tinggi, menurut BMKG, dapat terjadi di Samudera Pasifik utara Biak, Samudera Pasifik utara Jayapura, Samudera Pasifik utara Papua Barat, Samudera Pasifik utara Halmahera bagian utara, Samudera Pasifik utara Halmahera bagian selatan, Laut Halmahera, perairan Kepulauan Talaud dan perairan Kepulauan Sangihe.
Sementara itu, untuk prakiraan cuaca Provinsi Maluku Utara (Malut), Rabu 4 Februari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilisnya. Dilansir dari BMKG memprediksi daerah Maluku Utara akan mengalami cuaca yang relatif sama. Menurut informasi yang dibagikan lewat laman bmkg.go.id, seluruh wilayah di Maluku Utara tampaknya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Adapun secara keseluruhan, suhu udara diperkirakan berkisar di angka 21 derajat Celcius hingga yang tertinggi sampai 30 derajat Celcius.
Sementara kelembapan udara berada di angka terendah 64 persen dan yang tertinggi mencapai 99 persen. Suhu udara dan kelembapan bervariasi di tiap wilayah, tergantung pada kondisi geografis masing-masing daerah.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
