Wali Kota Tidore Harapkan Program Nasional Dapat Meringankan Beban Daerah

Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M, B.A., menyoroti pentingnya kecepatan eksekusi anggaran dengan moto Presiden “Best Fast Result”. Beliau menyentil fenomena bantuan alat pertanian yang sering tertahan di gudang hanya demi menunggu acara seremonial.

“Tanaman tidak menunggu anggaran. Hujan dan hama datang pada waktunya. Mulai Januari belanja sudah harus jalan. Tugas pemimpin adalah cari masalah, temukan, dan selesaikan,” ujar Wamentan Sudaryono.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen usai menghadiri rakor tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian khusus Kementerian Pertanian terhadap Kota Tidore. Undangan ini membuktikan bahwa potensi pertanian di Tidore diakui secara nasional.

“Visi misi kami mencakup pertanian, perikanan, dan pariwisata. Ini sangat sejalan dengan prioritas Bapak Presiden. Saya berterima kasih karena usulan Tidore untuk tahun 2026 mendapatkan prioritas,” Ungkap Wali Kota.

Wali Kota juga memberikan instruksi tegas kepada jajaran Dinas Pertanian dan Dinas terkait agar tidak lalai dalam mengeksekusi program. Dinas terkait harus segera menindaklanjuti program yang telah disetujui pusat. Mengingat banyaknya daerah yang meminta program, namun gagal dalam implementasi.

Berita Terkait