Wawali Angkat Bicara Potensi Dan Keunikan Tidore di Jakarta

“Sisi kebudayaan dan kerajinan tangan juga menjadi daya tarik utama yang diperkenalkan dalam ajang ini, salah satunya adalah Puta Dino atau kain tenun khas Tidore yang setiap motifnya memiliki filosofi mendalam. Produk kebanggaan ini bahkan dijadwalkan akan tampil dalam pameran internasional Lange Nacht der Konsulat di Hamburg, Jerman,” imbuhnya.

Selain itu, Wawali juga mengatakan, kekayaan intelektual Tidore telah diakui secara hukum melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Kue Lapis Tidore. Berbagai penganan khas seperti Kue Andara dan Kue Kale-Kale pun turut dipromosikan, dimana kuliner Tidore dipandang bukan sekadar pengganjal perut, melainkan representasi dari identitas budaya masyarakatnya.

Rangkaian kegiatan di Hotel Borobudur ini mencakup berbagai agenda menarik, mulai dari Bazar UMKM, Culinary Food Promotion, hingga forum bisnis dan investasi bersama Bank BTN. Seluruh hidangan khas yang ditampilkan dalam podcast juga tersedia dan dijual secara eksklusif di Hotel Borobudur selama periode kegiatan.

Selain bincang budaya dan sejarah bersama Timur Network Foundation, acara ini juga dimeriahkan dengan festival budaya, yoga akuatik, sesi meditasi, hingga pembacaan relief Borobudur.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan optimis dapat menarik minat investor dan wisatawan untuk mengeksplorasi lebih jauh keajaiban “Harta Karun Nasional” yang ada di Maluku Utara. (hms)

Berita Terkait