DPRD Kota Tidore Tanggapi LKPJ Wali Kota Tahun 2025

Mantan Wakil Wali Kota dua periode ini mengakui kebijakan efisiensi berdampak langsung terhadap aktivitas pemerintahan dan pembangunan pada tahun awal RPJMD 2025-2029. Untuk itu, Pemerintah Daerah akan mengidentifikasi kembali prioritas pembangunan yang memiliki efek domino terhadap pergerakan ekonomi lokal.

Langkah strategis yang akan ditempuh adalah melakukan re-mapping program strategis dengan memprioritaskan sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata sebagai lokomotif ekonomi lokal. “Dengan memperkuat infrastruktur pendukung di sektor-sektor ini, diharapkan tercipta lapangan kerja baru dan peningkatan PAD, yang akan menjadi modal mandiri membiayai indikator kinerja daerah,” jelas Walikota.

Selain itu, efisiensi belanja akan diformulasi secara proporsional untuk memperkuat jaring pengaman sosial dan peningkatan kualitas SDM. Wali Kota memastikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan dasar tetap terjaga dengan standar optimal di tengah pengetatan anggaran.Seluruh rekomendasi akan ditindaklanjuti secara serius, terukur, dan terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Menutup pidatonya, Walikota mengajak seluruh pihak menjadikan situasi efisiensi sebagai momentum membangun struktur keuangan daerah yang lebih sehat, transparan, dan tangguh.

“Dengan komitmen bersama, saya optimis Kota Tidore Kepulauan mampu mencapai target-target pembangunan meskipun di tengah keterbatasan fiskal. Kita tetap memastikan arah pembangunan menuju visi: Terwujudnya Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman, Ramah, Maju dan Berkelanjutan untuk Semua,” pungkasnya.

Berita Terkait