DARUBA – Kepala Bappeda Kabupaten Pulau Morotai, Abjan Sofyan, mengatakan pendapatan yang dirancang dalam APBD 2021 Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotau sebesar Rp 738 miliar.
Sementara belanja dirancang sebesar Rp 770 miliar, “Itu rancangan sementara yang dibahas. Jadi belanja sudah lebih besar dari pendapatan, karena kita devisit sekitar Rp 35 miliar,” jelas Abjan saat dikonfirmasi Fajar Malut, Rabu (25/11/2020).
Rinciannya, lanjut dia, untuk Dana Aloksi Umum (DAU) sebesar Rp 372.428.984.000, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Rp 186.010.059.000, DAK non fisik Rp 29.677.457.000, Dana Desa Rp 77.993.035.000, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp 26.964.667.000 dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 34.937.384.420.
Ditanya apa yang menjadi program prioritas dalam APBD 2021, menurut Abjan, masih soal Infastruktur. “Masih Infastruktur yang banyak itu di Dinas PU, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan, di tambah Dinas Pariwisata. Pariwisata itu pengelolaan infastrukturnya sekitar 40 miliar. Terus ada juga Dinas Sosial karena disitu program untuk Lansisa dan kegiatan lainnya,” jelas Abjan.
Abjan mengakui jika tahun depan pendapatan menurun, karena hampir seluruh DAU dipotong. “Tapi menurunnya tidak terlalu besar,” tuntasnya. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

