Hanyut di Tobelo, Ditemukan di Morotai

Korban saat ditemukan di sekitar pantai Dodola

DARUBA – Sekelompok nelayan yang tengah menjaring ikan di seputaran pantai Pulau Dodola dikagetkan dengan sesosok mayat laki-laki yang terdampar di tepi pantai pulau tersebut pada, Kamis (3/12/2020).

Mayat tersebut diketahui bernama Keleon Baridji (70) warga Desa Duma Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang dikabarkan hilang terseret arus sungai Tiabo beberapa waktu yang lalu.

Saat ditemukan, mayat dalam posisi tengkurap dan hanya mengenakan celana pendek hitam. Mus, salah satu pekerja bangunan di Pulau Dodola kepada wartawan mengaku, mendapat informasi dari beberapa temannya bahwa ada mayat yang terdampar.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh nelayan Morotai yang menjaring ikan di sekitar pesisir pulau tersebut. “Mereka (nelayan) sempat cium bau, jadi dicek ternyata ada mayat dan sudah diinformasikan ke pihak kepolisian setempat,” ungkap Mus.

Mayat tersebut kini sudah dievakuasi tim SAR Pulau Morotai dan aparat kepolisian setempat, mayat tersebut langsung di bawah ke keluarga korban di Halut. “Saat ini mayat telah dipulangkan, dari keluarga korban sudah mengkonfirmasi bahwa korban adalah keluarga mereka,” ujar Korpos Siaga SAR Morotai, Marjun.

Terpisah, Kabag Ops Polres Pulau Morotai, AKP Samsul Bahri Handji, saat temui diruang kerjanya juga membenarkan ada penemuan mayat di Pulau Dodola.

“Kondisi mayat sudah membengkak dan membusuk serta bagian wajah tidak dikenali. Hasil oleh TKP tidak ada identitas yang bisa dikenali hanya celana. Ditemukan tidak mengunakan baju, informasinya itu di desa Duma Kecematan Galela Barat Kabupaten Halut, Koleon Baridji umur 70 tahun agama Kristen, beliau pendeta. Ia dilaporkan hilang pada Jumat 27 November 2020. Motif kita belum tahu, apa disana hilangnya bagimana, diakibatkan apa kita belum tahu,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah mengatakan, korban yang ditemukan sudah tak bernyawa atas nama Kelion Baridji warga desa Duma kecamatan Galela Barat, pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 Wit. Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian kemudian mendapat laporan langsung bergerak menuju ke Pulau Morotai untuk mengecek korban.

Berita Terkait