Mahasiswa UMMU Kunjungi DPRD Halbar

Kunjungan ke DPRD Halmahera Barat

JAILOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Halmahera Barat, Senin (14/6/2021) kemarin.

Rombongan mahasiswa semester IV dipimpin oleh Dekan FISIP UMMU, Saiful Madjid dan dosen mata kuliah Proses Legislatif Indonesia, Rasyid Pora beserta dosen program studi Ilmu Pemerintahan, disambut DPRD di ruang Paripurna DPRD setempat dengan kuliah umum oleh Ketua DPRD Kabupaten Halbar, Charles R Gustan.

“Kunjungan dari civitas akademika UMMU ini adalah suatu kehormatan bagi saya selaku pimpinan. Apalagi ketika diberikan kesempatan untuk memberikan kuliah umum kepada adik-adik mahasiswa. Senang dapat bertukar pikiran dengan adik-adik mahasiswa, beserta dosen yang mendampingi,” kata Charles, didampingi Wakil Ketua I, Robinson Missy, Wakil Ketua II, Riswan Hi. Kadam dan Sekretaris Dewan, Hj. Hadija Sergi.

Ketua DPRD berharap, kedepannya lembaga DPRD Halbar masih tetap menjadi lembaga favorit kampus dalam melakukan studi ataupun kajian yang bersifat akademik. Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan, sekaligus dosen pengampu mata kuliah Proses Legislatif Indonesia, Rasyid Pora kepada wartawan menjelaskan, kunjungan ini sebagai tuntutan kurikulum baru yang berorientasi pada kampus merdeka dan merdeka belajar.

“Kurikulum baru yang berlaku di kampus saat ini, menghendaki adanya praktik langsung di lapangan. Apalagi mata kuliah yang saya ampu ini, secara konseptual, sudah diajarkan di kampus. Namun prakteknya, harus turun langsung di lapangan, dalam hal ini ke lembaga legislatif,” jelasnya.

Lulusan magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengatakan, materi yang mahasiswa terima dari DPRD Halbar menjadi pemahaman dan pengalaman baru terkait proses legislatif di Indonesia.

Selain mahasiswa dan para dosen, hadir dalam kuliah umum, anggota DPRD, Asdian Taluke, Joko Ahadi, Atus Sandiang, Tamin Ilan Abanun, Dasril Hi. Usman, Marsela Priscillia Tampi, Henny Selvy Talolang, Herman Josef Moanurak, Franky Luang, Albert Hama, Pdt J. Murary, Mahdi Albaar dan Fonny Suwatalabessy. (ais)

Berita Terkait