TIDORE – Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan belum dapat mempercepat proses pembayaran tunggakan insentif untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) pada tahun 2020 yang terhitung selama tiga bulan terakhir, mulai dari Oktober hingga Desember.
Hal itu dikarenakan sampai saat ini, data menyangkut dengan penerima Insentif Nakes belum disiapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tikep. Padahal, kegiatan tersebut telah dilakukan pada tahun 2020 lalu. Hal ini, membuat Sekretaris Daerah Kota Tikep Ismail Dukomalamo sedikit kecewa atas kinerja dari Dinas Kesehatan.
“Seharusnya masalah data ini sudah disiapkan lebih awal sehingga sudah tidak ada masalah, bukan nanti ketika mau dilakukan pembayaran baru dicari datanya,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Sekda mengatakan, untuk saat ini data Nakes terkait penanganan Covid-19 di tahun 2020 kemarin atau di tahun 2021 yang sudah ada, baru dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tikep. Sementara dari Dinas Kesehatan berjanji akan memasukan data pada Kamis, (12/8/21).
“Kalau soal pembayaran itu kami dari Pemda maupun DPRD itu sudah siap, dan pembayaran tunggakan Nakes 2020 akan dilakukan mendahului APBD Perubahan. Hanya saja, data dari Dinas Kesehatan ini yang belum siap, karena mereka rekap data tidak berdasarkan By Name. Misalnya jumlah Nakes yang dapat Insentif sebanyak 5 orang itu nama-namanya belum dimasukan,” ungkapnya.
Sekda menambahkan, pembayaran Insentif untuk Nakes akan dilakukan secara bersamaan baik tunggakan tahun 2020 maupun insentif Nakes di tahun 2021 yang terhitung sejak bulan Januari – Juni. “Untuk pembayaran tunggakan Nakes di tahun 2020 itu, sumber dananya dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pemerintah Pusat, sementara untuk insentif Nakes 2021, itu dari APBD yang telah di refocusing,” jelasnya.
Sekedar diketahui untuk pembayaran tunggakan insentif Nakes di RSUD Kota Tikep selama tiga bulan terakhir pada tahun 2020 kemarin, itu totalnya senilai Rp. 1.483.571.419, dengan jumlah Nakes sebanyak 227 orang, sementara di tahun 2021 terhitung Januari-Juni senilai Rp. 1.685.714.169, dengan jumlah Nakes sebanyak 535. Di Dinas Kesehatan belum dapat dipastikan karena belum menyiapkan datanya.
Sedangkan dana insentif untuk Nakes baik di RSUD maupun Dinas Kesehatan pada tahun 2021 ini, Pemerintah Daerah telah menyiapkan anggaran senilai Rp. 14,4 Miliar yang bersumber dari dana Refocusing APBD Kota Tikep. (ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

