Pelamar Luar Morotai Dominasi Kelulusan SKD

Kalbi Rasyid

DARUBA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pulau Morotai, berakhir pada Kamis 21 Oktober kemarin. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai, total peserta yang lolos passing grade berjumlah 184 peserta.

Dari jumlah tersebut, nilai tertinggi berhasil diraih peserta sesi 13 asal Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, Fazriati, jurusan Perawat, dengan nilai 453. Tempat tugas yang diambil Fazriati dalam tes CPNS yaitu Puskesmas Sabatai Kecamatan Morotai Selatan.

Kepala BKD Pulau Morotai, Kalbi Rasyid, saat dikonfirmasi wartawan mengakui jika peserta yang lolos SKD lebih didominasi pelamar luar daerah. Hal ini, kata dia, tentunya menjadi catatan bagi Pemkab Pulau Morotai. “Oleh sebab itu ini menjadi catatan tersendiri bagi kita di daerah, bahwa sudah harus berpikir bagaimana secara personal, individual kemampuan akademik itu harus kita tingkatkan,” ujar Kalbi.

Karena kompetisi ini, sambung Kalbi, untuk memperebutkan status sebagai PNS, sangat tidak gampang. “Aspek kompetensi akademik itu harus menjadi prioritas bagi kita di Pulau Morotai,” timpalnya. Ia berharap, peserta yang belum lulus sebagai CPNS tahun ini, semoga ada kebijakan lain yang bisa membantu CPNS tahun berikutnya.

“Insya Allah ada kebijakan lain dari Pemerintah Kabupaten untuk membantu, misalnya calon pencari kerja khususnya CPNS ada kebijakan-kebijakan yang mungkin bisa memberikan dorongan motivasi semacam pelatihan-pelatihan khusus, mungkin yang akan kita lihat nanti seperti try out,” katanya. Menurut Kalbi, kalau dilihat dari rata-rata peserta yang tes tahun ini, usianya masih cukup muda, sehingga masih bisa mengikuti tes di tahun-tahun berikutnya.

“Ini mungkin pengalaman sehingga kedepan persiapan lebih matang lagi, tetapi saya lihat bahwa pas ada tes baru mereka belajar, padahal beberapa orang yang saya coba tanya di nilai-nilai yang tertinggi itu ada 6 bulan 3 bulan sudah belajar, jadi pada saat masuk satu dua hari sebelum tes mereka sudah istirahat tidak belajar lagi, jadi bagi saya ini pengalaman dan jangan kecewa,” tuntas Kalbi. (fay)

Berita Terkait