MABA – Warga Desa Sowoli, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), melakukan Pemalangan di jalan lintas Halmahera TImur menuju Halmahera Tengah (Halteng), akibatnya warga yang melintas tidak bisa melewati jalan tersebut.
Pemalangan yang dilakukan warga tersebut, tidak dilakukan di badan jalan lintas, namun dilakukan di salah satu jalan alternatif yang dibuat oleh warga desa itu, jalan yang dibangun Pemerintah saat ini mengalami kerusakan parah sehingga pengguna jalan tidak bisa melewati, terkecuali melewati jalan alternatif yang dibangun warga.
Warga yang melewati jalan tersebut saat ini tidak bisa dilakukan dan akhirnya harus kembali pulang, pasalnya pemalangan tersebut tidak dijaga, sehingga warga tidak bisa mendapat keterangan sebab jalan itu di palang.
Informasi yang dihimpun media ini, Pemalangan badan jalan yang dibangun oleh warga itu, merupakan sikap kecewa warga terhadap Pemerintah Daerah Halmahera Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang selama ini cuek bahkan diam dan menutup mata membiarkan Masyarakat melintasi jalan lama yang tidak layak.
Warga juga meminta kepada Bupati Ubaid Yakub dan Wakil Bupati Anjas Taher, segera menoreh perhatian dalam mempercepat akses jalan lintas provinsi, karena untuk memperluas wilayah dan menjaga keselamatan Masyarakat sangatlah diperlukan, sehingga dengan mudah aktivitas orang bisa lancar.
“Bagi torang Desa Sowoli ketika mau ke Maba Kota selalu saja kwatir dengan kondisi jalan sementara yang di Swadaya, karena tidak menjamin kenyamanan dan keselamatan kami,” terang warga Sowoli Faisal.
Sementara itu, Kepala Desa Sowoli Rudi Parangi saat dikonfirmasi, Selasa (09/11/2021) mengaku, dia tidak tahu persis atas apa yang dilakukan oleh warganya, sebab saat ini dia sedang berada di Kota Maba. Ia hanya menyampaikan jika jalan yang di palang tersebut bukan jalan pemerintah, tetapi jalan swadaya masyarakat.
“Dorang tara palang di Jalan Pemda, dorang Palang dorang Pejalan (jalan Swadaya), tapi saya juga baru tau ini, saya sementara di Maba,” terang Kades. Ditanyai soal penyebab warga melakukan pemalangan Kades Rudi mengaku tidak mengetahuinya.(hmi)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

