Banjir Rendam Puluhan Rumah, Pilkades Wasile Ditunda

Banjir yang terjadi di desa Wasile

MABA – Banjir yang terjadi desa Wasile Kecamatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim ) Maluku Utara (Malut) mengakibatkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di desa itu ditunda. Pasalnya sebagian warga desa saat ini dalam tahapan evakuasi selama banjir.

Kepala Bagian Komunikasi dan Informasi Pimpinan Sekretariat Daerah (Setda) Haltim Yusuf Talib saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2021) membenarkan terkait penundaan Pilkades lantaran desa Wasile saat ini masih mengalami bencana banjir dan membutuhkan bantuan. “Pilades akan ditunda tapi kalau informasi lebih jelas coba konfirmasi ke Ketua Paniti Pilkades Kabupaten,” terang Yusuf.

Terpisah Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Halmahera Timur Tamrin Bahara saat dikonfirmasi mengakui jika pelaksanaan Pilkades di desa Wasile ditunda hingga kondisi desa sudah dipastikan aman dari ancaman banjir.

“Kami pending atas informasi yang kami dapatkan dari BPBD Haltim yang sementara berada dilokasi, kemudian kami lanjutkan ke Bupati dan Wakil Bupati dan di setujui untuk Pilkades desa Wasile dipending hingga waktu yang kondusif,” kata Tamrin.

Tamrin yang juga Asisten III itu mengaku saat ini pihaknya sudah memerintahkan Camat Wasile Selatan agar dapat berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk segera mengamankan bilik suara yang ada di Wasile.  “Malam ini (kemarin) bilik suara sudah diamankan di Ibukota Kecamatan,” katanya.

Untuk diketahui, Kondisi desa Wasile saat ini masih terendam banjir dan warga saat ini sudah dievakuasi oleh petugas penanggulangan bencana dari Kabupaten Haltim dibantu oleh warga setempat. “Hari ini (kemarin) sekitar pukul 17.00 waktu setempat banjir kembali terjadi merendam puluhan rumah warga dan mengakibatkan banyak kerusakan. Ini dikarenakan meluapnya kembali kali Wajapiakal  sehingga puluhan rumah warga  terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 1 hingga 3 meter.  Sementara itu Plt Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur Darso Gajal mengatakan, saat banjir susulan terjadi, dirinya bersama tim  BPBD berada di lokasi banjir dan langsung melakukan evakuasi kepada warga ke tempat pengungsian.

“Jadi banjir yang terjadi sesudah kunjungan Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher, tepatnya pukul 17.14 Wit saat banjir, tim BPBD sudah bergerak untuk evakuasi dan melakukan pertolongan bagi warga,” ujarnya.

Kata Darso, banjir susulan tersebut menambah kerusakan di beberapa titik, tapi semua warga terdampak sudah di evakuasi ke tempat yang lebih aman. “Saat ini kami masih melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memastikan ada tidaknya korban dan bantuan medis bagi masyarakat,” katanya. (hmi)

Berita Terkait