TIDORE – Tim Putri Banteng Kota Tidore Kepulauan dibawah asuhan Muhammad Sinen selaku Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara (Malut), melaju hingga memasuki 6 besar.
Setelah 4 kali bertanding, Tim besutan Muhammad Sinen ini, dengan mudah menaklukan lawan tanding. Bahkan lawan yang dihadapi Putri Banteng, terlihat begitu sulit mengimbangi permainan.
Putri Banteng yang diperkuat oleh dua pemain kontrak, Lian, asal Sulawesi Utara dan Filda dari Jawa Timur pada pertandingan Bola Volly Matsa Open Turnamen Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut).
Tangguhnya kekuatan Putri Banteng yang sulit ditaklukan, membuat antusias masyarakat di seputar Kecamatan Malifut, turut meramaikan lapangan Volly Desa Matsa, untuk menyaksikan jalannya pertandingan yang dijadwalkan untuk Putri Banteng.
Pada pertandingan menuju 6 besar, Putri Banteng Kota Tidore Kepulauan, diperhadapkan dengan Dupan, Tim Volly Putri dari Desa Matsa. Di set pertama Putri Banteng unggul 25-10.
Set kedua, Lian dan Filda ditarik keluar dan digantikan dengan pemain lokal asal Tidore, tujuannya agar dapat memudahkan tim lawan untuk mengimbangi Putri Banteng. Namun diset itu, Putri Banteng terus menekan hingga mengakhiri dengan skor 25-8.
“Kami cukup puas dengan kemenangan yang diraih hari ini, semoga memasuki 6 besar nanti, lawan dari Putri Banteng bisa sedikit lebih kuat, sehingga pertandingannya bisa lebih seru,” ucap President Tim Putri Banteng Muhammad Sinen.
Kendati demikian, Wakil Walikota Tidore Kepulauan 2 Periode ini, ikut mengajak kepada semua peserta pertandingan agar selalu menjunjung tinggi sportivitas, jadikan tournament tersebut sebagai ajang membangun silaturahmi dan memperkuat semangat persatuan dan persaudaraan di tengah-tengah masyarakat, khususnya masyarakat di desa Matsa Kecamatan Malifut, yang merupakan panitia penyelenggara kegiatan dalam rangka Penggalangan Dana Pembangunan Masjid Muhajirin. (ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

