Penderita HIV/AIDS di Ternate Terus Meningkat

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Rajabessy

TERNATE Kasus Infeksi Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kota Ternate terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, kasus HIV/AIDS pada Tahun 2020 sebanyak 583 orang. Sedangkan, di Tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 641 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy mengatakan, jumlah kasus itu paling banyak tersebar di Kecamatan Ternate Selatan, Kecamatan Ternate Tengah, dan Kecamatan Ternate Utara. “ Untuk data Tahun 2022, kita masih dalam penginputan, karena data lengkapnya masih sampai di 2021,” katanya kepada wartawan, Senin (07/03/2022).

Penyakit yang tidak bisa diobati itu, lanjutnya, yakni HIV/AIDS. Makanya kasus tersebut terus mengalami kenaikan. Untuk langkah pencegahan, pihaknya terus berupaya kepada seseorang yang terinfeksi agar tidak boleh berhubungan badan dengan orang lain. “ Kami cuman memberikan langkah pencegahan, karena sudah masuk privasi,” ungkap Nurbaity.

Peningkatan kasus ini, Nurbaity menambahkan, juga disebabkan oleh memakai narkoba, mencium lem aibon, berhubungan badan, dan satu jarum suntik digunakan berulang kali. “ Saat ini kami melibatkan Satpol PP dan BNN untuk melakukan pembinaan bagi anak-anak yang mencium lem, supaya tidak terjadi hal-hal kita inginkan,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Nurbaity meminta kepada masyarakat harus peduli terhadap HIV/AIDS, agar Ternate tetap sehat dari penyakit tersebut. “ Anak-anak muda selalu jaga diri, jangan sampai tertular dengan HIV/AIDS. Jangan bergaul dengan orang-orang yang menyukai seks bebas, karena penyakit ini seumur hidup tidak pernah hilang,” tandasnya.(nai) 

Berita Terkait