SANANA – Hasil Rapid test satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan (Kepsul) yang pertama itu hasilnya negatif. Hal ini terkait dengan klarifikasi berita Sekretaris Daerah (Sekda), Syafrudin Sapsuha sebelumnya atas kesalahan penulisan yang menulis bahwa hasil Rapid test PDP yang pertama itu adalah positif.
Kemudian, dugaan pasien yang diduga berkeliaran di desanya itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepsul telah memerintahkan petugas untuk memastikan kebenarannya. Selain memastikan kebenarannya, petugas gabungan itu juga diperintahkan untuk mengecek kondisi kesehatannya.
“Saya perintahkan medis dan petugas gugus tugas lainnya untuk cek di desanya PDP. Hasil Rapid test yang pertama itu hasilnya negatif,” kata Syafrudin kepada wartawan, Kamis (16/4).
Syafrudin mengatakan, PDP ini akan dilakukan Rapid test yang kedua kalinya. Namun, yang bersangkutan itu masuk dalam kategori PDP ringan, karena hasil Rapid test yang pertama itu negatif. “Tapi kami terus cek kondisinya dan melakukan perawatan,” ujarnya.
Jadi, lanjutnya, dimintai kepada masyarakat agar tidak panik dengan informasi yang tidak benar keberadaannya. “Paling tidak harus konsumsi informasi dari petugas yang memiliki kewenangan. Kami harap masyarakat lebih tenang dan selalu istiar,” harapnya.(nai)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Sekda : Rapid Test Pertama Hasil Negatif"