SANANA – Warga Desa Waibau, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), menolak gudang kopra yang ada di desanya. Sebab, gudang tersebut telah mendatangkan kutu yang tersebar masuk ke rumah warga yang ada di sekitarnya. “Kami yang di Nuisuya, Desa Waibau menolak keras keberadaan gudang kopra tersebut. Sebab gudang itu menjadi sarang bagi kutu yang ada di dalam kelapa,” kata M. Ali, pemuda Waibau kepada awak media, Senin (30/3).
Ali mengatakan, kutu itu sangat meresahkan masyarakat yang ada di sekitar gudang kopra. Sebab, kutu tersebut bukan hanya masuk ke dalam rumah, tetapi makanan yang kita sediakanpun menjadi tempat faforit kutu. “ Kutu naik di atas makanan. Masuk ke dalam kamar. Ini sangat meresahkan,” keluhnya. Lanjutnya, warga sudah melaporkan masalah kutu kopra ini kepada aparat desa untuk memanggil pemilik gudang. Tapi yang bersangkutan hanya menyuruh karyawannya datang dan membersikan gudangnya saja. Langkah itu tidak mengatasi apa, sehingga warga marah dan melakukan protes melalui pemasangan sepanduk menolak keberadaan gudang kopra di Desa Waibau kompleks Nuisuya,” tegas Ali. (nai)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)


Berikan Komentar pada "Warga Desa Waibau Tolak Gudang Kopra"