Walikota Mulai Sosialisasi Potensi Bawah Laut Kota Tidore di Jakarta

Wali Kota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim saat menghadiri media podcast DPD RI bersama Ketua BKSP DPD RI Sylviana Murni

TIDORE – Melalui Sail Tidore, potensi wisata dapat dikembangkan, salah satunya museum bawah laut Tidore.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Capt H. Ali Ibrahim saat menghadiri media podcast DPD RI bersama Ketua Badan Kerjasama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sylviana Murni, di Kantor DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat pekan kemarin.

Dalam agenda tersebut, Ali Ibrahim didampingi oleh Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (UI) Dr. Rachma Fitriati MSi.,MSi (Han). Ali pun menyampaikan Pemkot Tidore Kepulauan telah memiliki kerjasama riset dengan UI untuk membangun Daya Saing Daerah di Kota Tidore Kepulauan lewat wisata selam berkelas dunia.

Menanggapi berbagai pertanyaan Sylvi, Soal Indeks kebahagiaan, kata Ali, itu merupakan salah satu kerja nyata Gubernur Maluku Utara dalam membangun kehidupan warganya.

Ia juga menuturkan, pihaknya akan terus memperjuangkan gagasan museum bawah laut BMKT pertama di Indonesia dan potensi wisata bahari Tidore Kepulauan hingga terwujud.

“Tentu, semua potensi wisata di tempat kami akan terus kami perjuangkan sampai terwujud, tidak hanya museum bawah laut yang sudah jelas akan mengangkat pariwisata Indonesia ke dunia Internasional, tapi juga semua potensi wisata bahari lainnya,” kata Ali.

Terkait Sail Tidore 2022, Ali berharap event tersebut tetap digelar pada November 2022. Pasalnya, kata Ali, acara akbar tersebut sudah tertunda dua kali sejak Pandemi Covid-19.

“Kami tentu berharap ini tidak diundur lagi karena SK nya juga sudah turun dari Menteri Maritim dan Investasi. Ini juga sudah dua kali mundur yang awalnya akan diadakan tahun lalu, karena pandemi, akhirnya mundur ke September. Tapi, karena ada G20, mundur lagi jadi November,” sebutnya.

Berita Terkait