FKPKMS Tagih Janji Kapolres dan Bupati Haltim

Aksi FKPKMS di depan kantor Bupati Haltim

MABA – Front Kemanusiaan Peduli Korban Maba Selatan (FKPKMS), Halmahera Timur (Haltim) kembali menggelar aksi menagih janji pengungkapan Pelaku pembunuhan. Aksi ini berlangsung di kantor bupati Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut), Senin (13/02/2023).

Koordinator aksi Asrul mengatakan, terhitung dari waktu kejadian di hutan Gotowasi dari bulan lalu hingga saat ini sudah tiga bulan, belum ada titik terang dari pihak polres Haltim,  bahkan Pemda Halmahera timur juga tidak menekan instansi berwajib menangani kasus pembunuhan di hutan Gotowasi, yang  hingga saat ini belum terdengar pelakunya. “kami yang tergabung dalam aksi kemanusiaan peduli korban sangat kecewa, karena tidak ada titik terang bagi kami keluarga korban yang di teror oleh (OTK) di hutan Gotowasi,” kesal Asrul.

Dia mengatakan, masyarakat Maba Selatan merasa tidak nyaman untuk pergi di kebun, saat ini seakan hidup warga terancam sebab rasa tidak nyaman dengan orang tak dikenal (OTK). “kepada Kapolres Haltim dan Pemda Haltim segera mengungkapkan Pelaku pembunuhan yang terjadi di hutan Gotowasi Maba Selatan,” pintanya

Asrul menambahkan, Pemerintah Daerah dan Kapolres Halmahera Timur (Haltim) apabila tidak mengungkap pelaku teror di hutan Gotowasi, maka harus menjamin keselamatan masyarakat dan keamanan serta ekonomi masyarakat maba Selatan.

Sementara itu Kapolres Haltim AKBP Setyo Agus Hermawan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut adalah kewajiban Polres dalam menegakan  supremasi hukum. Proses lidik masih berjalan, kurangnya saksi  dan bukti lainnya yang membuat proses lidik berjalan lambat akan tetapi bukan stagnan .

“Terkait aksi unras saya ucapkan terima kasih sebagai bagian dari kritik dan motivasi Polres dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut .dan saya sampaikan apresiasi penyampaian aspirasi tadi sangat kondusif hal tersebut merupakan kedewasaan dalam penyampaian aspirasi,” katanya. (cr-01)

Berita Terkait