BOBONG – Sagu adalah salah satu sumber makanan tradisional yang dapat dikembangkan dalam mendukung diversifikasi pangan lokal, apalagi bahan bakunya begitu melimpah.
Sayangnya, belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, hampir seluruh bagian tanaman sagu dapat diolah.
“Ini karena keterbatasan pengetahuan sehingga sagu hanya dapat digunakan untuk buat papeda dan sagu lempeng serta daunnya hanya untuk atap rumbia/rumah,” kata Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Ramli ketika membuka kegiatan workshop diversifikasi produk turunan sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, bertempat di Balai Desa Kilong, Senin, (28/08/23).
Kegiatan atas kerja sama dengan pemerintah setempat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bertujuan untuk ketahanan pangan di kabupaten itu.
Mengawali sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Direktur Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus Kemendes PDTT dalam acara dalam kegiatan peningkatan pembangunan di bidang pertanian tersebut.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

