Pansus Bakal Telusuri APD Bantuan Perusahan

DPRD Halmahera Selatan

LABUHA – Panitia  Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kabupaten Halmahera Selatan bakal menelusuri Alat Pelindung Diri (APD) yang disumbangkan pihak perusahaan tambang berupa goggles (Kacamata), Hazmat suit, Masker, alat Rapud Test, Thermo Gun (Alat pengukur suhu serta Hand Sanitizer (Cairan pembersih) dan lainnya ke Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Satgas Covid-19.

Dari hasil monitoring, Pansus Covid-19 DPRD Halsel menemukan sebagian besar Puskesmas di Kecamatan dan Pustu di Desa tidak mendapatkan bantuan tersebut dari Dinas Kesehatan dalam hal ini Satgas Kabupaten.

Padahal, bantuan yang diberikan perusahaan tambang di Obi cukup banyak mencapai ribuan dan itu diserahkan sebanyak 3 kali ke pemkab, namun anehnya tidak terdistribusikan ke Satgas kecamatan dan desa.

“Kami melihat ada yang tidak beres dengan pola distribusi sumbangan APD dan alat kesehatan lainnya ke Kecamatan dan Desa, buktinya sebagian besar Puskesmas dan Pustu belum menerima,” kata Ketua Pansus Covid-19, DPRD Halsel Hj. Salma Samad Minggu  (17/5)  akhir pekan kemarin.

Politisi PKS itu mengaku sudah meminta bukti penyaluran bantuan APD dan alat kesehatan lain, berupa foto dan video dari Satgas dan Dinas Kesehatan, namun sampai sekarang belum diserahkan.

“Kalau memang APD dan alat kesehatan itu sudah diserahkan ke Puskesmas Kecamatan dan Pustu di Desa, maka kita minta bukti foto dan video penyerahan jangan sampai itu hanya laporan lisan sebab sampai sekarang bukti yang di janjikan tak kunjung di serahkan,” ungkanya

Selain itu, ia meminta data bantuan dan jumlah barang yang tersalurkan agar nanti tidak terjadi tumpang tindih yang kemudian nanti dianggarkan lagi oleh Pemkab Halsel padahal sudah disediakan Perusahaan. (nan)   

Berita Terkait