Alasan DKP Kurang Suplai Bantuan Armada Tangkap di Morselbar dan Pulau Rao

Yoppy Jutan

DARUBA – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai, Yoppy Jutan, menanggapi keluhan para nelayan di Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar) dan Pulau Rao terkait minimnya perhatian Pemerintah Daerah dalam mensuplai bantuan armada dan alat tangkap nelayan. 

Khususnya lagi di Desa Usbar Pantai, Kecamatan Morselbar yang sudah 8 tahun tidak lagi mendapat bantuan armada tangkap jenis Funae. 

Funae merupakan salah satu armada atau perahu dengan kapasitas 4-5 ton yang digunakan sejumlah nelayan di Morotai untuk menangkap ikan cakalang dengan jumlah yang lebih banyak.

Kaitan dengan keluhan nelayan tersebut, kata Yoppy, itu bukan karena minimnya perhatian Pemerintah.  Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir, ketersediaan bantuan berupa armada sangat terbatas. 

“Untuk bantuan dari tahu ke tahun ini tidak banyak. Sementara kita harus layani 85 desa di pesisir dan pulau pulau kecil dengan jumlah nelayan keseluruhan di Morotai 3.743 nelayan. Sehingga kita tidak bisa paksakan harus semuanya di satu titik atau satu desa itu,” kata Yoppy saat dikonfirmasi belum lama ini. 

Berita Terkait