SOFIFI – Karyawan PT. NHM yang dinyatakan positif Covid-19 semula sebanyak 24 orang, bertambah menjadi 36 orang.
Hal itu diakui oleh Manager Komunikasi PT. NHM Ramdadi Sirait menyebutkan, SWAB test dilakukan menyusul ada salah satu karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 setelah di evakuasi ke RS Siloam Manado. Untuk itu rumah sakit tersebut dengan PT. NHM melakukan SWAB test bagi seluruh karyawan NHM dan minta kerja sehingga hasilnya 38 orang positif Covid-19.
Sementara data Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) dengan Gugus tugas Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menyebutkan 24 karyawan PT. NHM yang positif Covid-19, dengan pihak Pemkab Halut menyebutkan 24 orang yang positif dengan alasan itu masih data awal, sehingga masih ada susulan karyawan PT. NHM yang positif.
Gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Malut mencatat, jumlah pasien yang terpapar Rabu (10/6) bertambah sebanyak 37 orang, 24 diantaranya dari PT.NHM sehingga total menjadi 227 positif Covid-19.
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Malut dr. Alwia Assagaf mengatakan, penambahan ini setelah dilakukan hasil pemeriksaan melalui polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium Rumah Sakit Siloam Manado yang diterima, Rabu (10/6) sebanyak 24 spesimen dari 24 orang untuk didiagnosa. Selain itu, juga sudah menerima hasil PCR di laboratorim Prodia Ternate sebanyak 1 spesimen dari 1 orang untuk diagnose dan tes cepat molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie diperiksa sebanyak 35 spesimen dari 25 orang untuk diagnose 17 orang dan follow up 8 orang.
Hasilnya terkonfirmasi positif corona sebanyak 37 orang dengan sebaran 1 orang asal Halmahera Barat (Halbar), 24 orang asal Halmahera Utara (Halut), 1 orang asal Halmahera Timur (Haltim) dan 11 orang asal Kota Ternate.
“24 orang itu dari PT. NHM dan sekarang sudah berada di lokasi karantina Halmahera Utara,” katanya. Dengan demikian, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Maluku Utara menjadi 227 Orang. “Selanjutnya kasus baru ini kami sebut sebagai Kasus 191 sampai dengan kasus 227,” katanya.
Meski begitu, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 juga ikut naik. Menurut dr. Alwia, hingga sore tadi jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang berdasarkan hasil pemeriksaan follow up melalui TCM RSUD Chan Boesoirie tanggal 9 Juni 2020 dengan hasil negative kedua.” Maka dinyatakan sembuh sebanyak 4 orang yakni kasus 39 (MA), kasus 50 ( HMA ), kasus 73 (RMW) dan kasus 99 (MS), semuanya asal kota Ternate. Untuk itu jumlah kasus sembuh covid-19 sampai dengan hari berjumlah 37 orang,” jelasnya seraya menambahkan untuk jumlah kasus meninggal masih tetap 18 orang.
Berbeda dengan jumlah orang tanpa gejala (OTG), menurut dr. Alwia, jumlah OTG di Malut ada pengurangan secara signifikan sebanyak 111 orang di Kota Tidore Kepulauan, karena telah selesai masa pemantauan. Sehingga jumlah OTG menjadi 1017. Begitu pun dengan jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Jumlah ODP per hari ini berkurang sebanyak 9 orang secara total di Halmaher Timur (Haltim), Morotai dan Kota Ternate karena selesai masa pemantauan, namun ada juga penambahan di Halmahera Selatan.
“ Sehingga jumlah ODP kini menjadi 73 orang,” jelasnya. Untuk jumlah pasien dalam pengawasan juga berkurang sebanyak 3 orang di Kota Ternate dan Halmahera Barat. Sehingga total jumlah PDP hingga sore kemarin tinggal 41 orang. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

