TIDORE – Setelah menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Provinsi Maluku Utara. Muhammad Sinen, mulai membumikan olahraga tersebut di kalangan pecinta domino.
Tak tanggung-tanggung, Wali Kota Tidore Kepulauan ini, menggelar Lomba Domino bertajuk “Wali Kota Cup” dengan total hadiah 150 Juta dan satu unit sepeda motor.
Permainan domino, mulanya hanya sebatas menjadi hiburan di kalangan masyarakat. Di Maluku Utara, permainan ini menjadi salah satu permainan populer yang sering dimainkan dalam berbagai acara sosial dan keluarga. Saat ini, permainan Domino telah diakui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai salah satu cabang olahraga di Indonesia.
“Target saya, domino tidak hanya sebatas menjadi hiburan di sabua-sabua kecil yang dilakukan pada saat hajatan keluarga, melainkan Domino bisa menjadi ajang olahraga yang terkenal di pelosok Maluku Utara,” ungkap Ketua Pordi Maluku Utara, Muhammad Sinen.
Ia mengaku, saat ini, domino telah dibakukan sebagai salah satu cabang Olahraga di Indonesia, sehingga ada aturan-aturan tertentu yang wajib dipatuhi oleh pencinta domino yang nantinya berlaga dalam kompetisi Wali Kota Cup.
Senada disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Wali Kota Cup, Nyong Alkatiri, ia mengaku, lomba domino Wali Kota Cup, akan menghadirkan atlet domino tingkat regional wilayah Indonesia Timur yang dimulai dari Sulawesi sampai Papua. Meski begitu, tidak menutup ruang bagi atlet domino yang berada di seluruh Indonesia, jika terdapat para atlit yang mau berpartisipasi.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

